Lagu Marak Sepanjang Tahun 2018

Lagu Marak Sepanjang Tahun 2018

Walaupun sangat rawan dengan pembajakan yang telah menjadi momok semenjak bertahun-tahun lalu, musisi Indonesia nampaknya tidak menyerah untuk menciptakan nyanyian bagus setiap tahunnya. Sepanjang 2018 ini, banyak sekali nyanyian-nyanyian yang diproduksi oleh musisi Indonesia yang bisa kita lihat di Stafaband. Sebagian ada yang populer di waktu yang singkat, sebagian lainnya mampu bertahan ditangga lagu selama berminggu-pekan.

 

Bukan cuma lagu saja yang baru, tahun ini Indonesia memiliki banyak penyanyi dan musisi baru yang berhasil menarik perhatian pencinta music. Sebut saja band gambus, Sabyan yang namanya mulai banyak diketahui masyarakat karena video mereka di Youtube. Bunyi vokalisnya, Nissa yang benar-benar membawakan lagu-lagu religi membuatnya banyak dicintai oleh masyarakat Indonesia. parasnya yang indah dan manis juga menambah trennya di tengah masyarakat hingga menjadikannya idola baru. Beberapa lagu cover band Sabyan berhasil menempati posisi teratas Stafaband selama Ramadhan tahun ini.

 

Tak cuma band gambus Sabyan saja yang mendulang banyak tren tahun ini, beberapa jebolan Indonesian Idol seperti Marion Jola, Brisia Jodi, dan Ghea juga sukses menarik perhatian public masyarakat Indonesia. Mempunyai bunyi yang merdu dan berkarakter membuat mereka sukses mempunyai banyak fans. Bahkan mereka bertiga juga sudah merilis single tersendiri yang kemudian lagu-nyanyian mereka berhasil menempati banyak list nyanyian.

 

Popularitas ketiga penyanyi baru jebolan Indonesian Idol ini tidak main-main sebab popularitas mereka berhasil menaklukkan penyanyi senior yang lebih dahulu berkecimpung di dunia music. Malahan salah satu di antara mereka, Marion Jola sukses didapuk sebagai Best New Asian Artist di MAMA 2018. Pencapaian hal yang demikian ia raih dengan single nyanyiannya yang berjudul Jangan. Malah dia juga sukses tampil di depan banyak penyanyi Korea Selatan.

 

Akhir tahun 2018 ini industri music Indonesia ditutup dengan lagu dengan judul Kemarin dari band Seventeen. Nyanyian sedih ini semakin populer di Stafaband sebab lirik dan melodinya yang sangat mewakili apa yang dinikmati oleh vokalisnya. Setelah kejadian tsunami yang menghantam Banten dan Lampung, sang vokalis kehilangan istri dan anggota band lainnya. Nyanyian Kemarin menjadi ungkapan hati sang vokalis setelah mengalami kehilangan yang mendalam.